Risman Marah

Perintis Fotografi Buta Indonesia

Seniman fotografi yang mengubah cara dunia melihat seni visual. Melalui "fotografi buta", ia mengajarkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas penglihatan.

Lahir di Bukittinggi, 3 Mei 1951. Dosen, peneliti, dan seniman yang telah mengabdikan hidupnya untuk eksperimen fotografi dan pendidikan seni di Indonesia.

Risman Marah - Perintis Fotografi Buta Indonesia

Risman Marah — Pelopor Fotografi Buta Indonesia

Tentang Risman Marah

Surisman Marah, yang akrab disapa Risman Marah, adalah seorang seniman fotografi Indonesia yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 3 Mei 1951. Ia dikenal sebagai perintis atau pencetus teknik fotografi buta di Indonesia.

Kejenuhannya pada teknik konvensional telah mendorongnya bereksperimen dengan teknik fotografi buta. Dalam eksperimen itu, Risman melibatkan para tunanetra untuk memotret objek yang biasa dilakukan oleh orang berpenglihatan normal.

Meskipun lulusan dan Dosen STSRI ASRI Yogyakarta Jurusan Seni Lukis, Risman memiliki minat dan hobi dalam bidang fotografi. Kegigihannya dalam bereksperimen telah mengantarkannya menjadi orang pertama di Indonesia yang menggunakan teknik fotografi buta.

1972
Memulai Karier Fotografi
1994
Mendirikan Mata Kuliah Foto Eksperimental
2008
Pascasarjana Fotografi ISI
2024
Lifetime Achievement Award

Perjalanan Karier

1972

Memulai Karier Fotografi

Risman Marah memulai kariernya di dunia fotografi

1975

Asisten Dosen STSRI ASRI

Menjadi asisten dosen di Jurusan Seni Lukis STSRI ASRI Yogyakarta

1976

Ditugasi Keliling Indonesia

Ditugasi berkeliling pelosok Indonesia oleh Ditjen P dan K untuk memotret seni dan budaya daerah

1980

Dosen Seni Lukis

Menjadi Dosen Seni Lukis di STSRI ASRI Yogyakarta hingga 1994

1994

Mendirikan Fakultas Seni Media Rekam

Ditugasi membangun Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta

2008

Lulus Pascasarjana

Lulus Pascasarjana Fotografi ISI Yogyakarta dan mengadakan Pameran Fotografi Buta

2019

Pameran Internasional

Pameran Tunggal "Indonesia dalam Karya Fotografi Risman Marah" di Aljazair

2024

Lifetime Achievement Award

Menerima Penghargaan "Lifetime Achievement Award" dari Rektor ISI Padangpanjang

"Fotografi buta mengajarkan kita bahwa kreativitas tidak mengenal batas penglihatan. Mata hati lebih tajam dari mata fisik."
— Risman Marah

Penghargaan

🏆

Lifetime Achievement Award

Dari Rektor ISI Padangpanjang, 5 November 2024

📖

Ensiklopedia 1001 Orang Minang

UMSB Press & Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau, 2023

🎓

Pelopor Fotografi Buta

Orang pertama di Indonesia yang menggunakan teknik fotografi buta

Keluarga

Data Pribadi

Nama Lengkap: Surisman Marah

Lahir: 3 Mei 1951, Bukittinggi, Sumatera Barat

Kebangsaan: Indonesia

Istri: Diyah Widiyanti (menikah 1976)

Anak: 4 orang

Cucu: 8 orang

Anak-anak

  • Oscar Samaratungga
  • Amoga Lelo Octaviano
  • Agam Bajradaram
  • Adek Aster Sibiranti

Pendidikan

Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia ASRI, Yogyakarta
Jurusan Seni Lukis (Sarjana Muda) — 1974

Sarjana Penuh Seni Lukis — 1980

Pascasarjana Fotografi ISI Yogyakarta — 2008