Perintis Fotografi Buta Indonesia
Seniman fotografi yang mengubah cara dunia melihat seni visual. Melalui "fotografi buta", ia mengajarkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas penglihatan.
Lahir di Bukittinggi, 3 Mei 1951. Dosen, peneliti, dan seniman yang telah mengabdikan hidupnya untuk eksperimen fotografi dan pendidikan seni di Indonesia.
Risman Marah — Pelopor Fotografi Buta Indonesia
Surisman Marah, yang akrab disapa Risman Marah, adalah seorang seniman fotografi Indonesia yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 3 Mei 1951. Ia dikenal sebagai perintis atau pencetus teknik fotografi buta di Indonesia.
Kejenuhannya pada teknik konvensional telah mendorongnya bereksperimen dengan teknik fotografi buta. Dalam eksperimen itu, Risman melibatkan para tunanetra untuk memotret objek yang biasa dilakukan oleh orang berpenglihatan normal.
Meskipun lulusan dan Dosen STSRI ASRI Yogyakarta Jurusan Seni Lukis, Risman memiliki minat dan hobi dalam bidang fotografi. Kegigihannya dalam bereksperimen telah mengantarkannya menjadi orang pertama di Indonesia yang menggunakan teknik fotografi buta.
Risman Marah memulai kariernya di dunia fotografi
Menjadi asisten dosen di Jurusan Seni Lukis STSRI ASRI Yogyakarta
Ditugasi berkeliling pelosok Indonesia oleh Ditjen P dan K untuk memotret seni dan budaya daerah
Menjadi Dosen Seni Lukis di STSRI ASRI Yogyakarta hingga 1994
Ditugasi membangun Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Lulus Pascasarjana Fotografi ISI Yogyakarta dan mengadakan Pameran Fotografi Buta
Pameran Tunggal "Indonesia dalam Karya Fotografi Risman Marah" di Aljazair
Menerima Penghargaan "Lifetime Achievement Award" dari Rektor ISI Padangpanjang
"Fotografi buta mengajarkan kita bahwa kreativitas tidak mengenal batas penglihatan. Mata hati lebih tajam dari mata fisik."— Risman Marah
Risman Marah telah mengadakan berbagai pameran di dalam dan luar negeri, serta menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam seni fotografi.
Galeri Seni Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Pameran Abad Fotografi IV, Gallery Jogja
"Indonesia dalam Karya Fotografi Risman Marah" via Kedubes Aljazair
Masuk "Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang", UMSB Press
Dewan Juri Lomba Foto Tahunan "CANON PHOTOMARATHON INDONESIA"
Dewan Juri Lomba Foto Nasional "DOSS Photolympic"
Dari Rektor ISI Padangpanjang, 5 November 2024
UMSB Press & Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau, 2023
Orang pertama di Indonesia yang menggunakan teknik fotografi buta
Nama Lengkap: Surisman Marah
Lahir: 3 Mei 1951, Bukittinggi, Sumatera Barat
Kebangsaan: Indonesia
Istri: Diyah Widiyanti (menikah 1976)
Anak: 4 orang
Cucu: 8 orang
Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia ASRI, Yogyakarta
Jurusan Seni Lukis (Sarjana Muda) — 1974
Sarjana Penuh Seni Lukis — 1980
Pascasarjana Fotografi ISI Yogyakarta — 2008